Pertemuan Ke-4 : Pengembangan Bahan Ajar

 Nama    : Achna Himawati

NIM      : 1810710053

Review Seminar

"National Conference of Islamic Natural Science (NCOINS) 2020"

Pendidikan Nasional (NECI) dapat tertuang pada : 

1.    Warisan Budaya Indonesia

2.    Kurikulum Pendidikan Nasional Indonesia (NECI)

3.    Nilai Agama

4.    Pendidikan Sains untuk Pembangunan Berkelanjutan.

    Nasonalisme dalam NECI dapat menciptakan rasa semangat nasionalisme dalam diri generasi yang dapat mengimplementasikan melalui aturan dan tradisi sekolah, mata pelajaran PKN, dan pendidikan karakter.

Bagaimana sains dapat berkembang dari kepentingan nasional dan kepentingan daerah ?

    Bentuk kepentingan nasional yaitu kurikulum Indonesia yang didalamnya terdapat standar kurikulum, KD dan KI. Kepentingan daerah meliputi peran masyarakat yang tidak terlepas dari pelestarian budaya bangsa Indonesia.

Tujuan Pendidikan Sains :

1.    Mempersiapkan siswa untuk berkarir dan membekali siswa dengan pengetahuan praktis tentang cara kerja berbagai hal.

2.    Membangun literasi sains dan mengembangkan keterampilan siswa dalam berpikir ilmiah.

Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan

    Orientasi pembangunan berkelanjutan tertuang dalam agenda 21, yang diselenggarakan oleh United Nations Conference on Environment and Development (UNCED) di Rio de Janeiro Brazil pada tahun 1992. Untuk berkontribusi pada pendidikan yang memungkinkan generasi muda menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan di dunia kita.

Pembangunan berkelanjutan mencakup 3 hal yaitu :

1.    Ekonomi 

        -    Efisien dan produktivitas

        -    Efisien energi

        -    Akses, konektivitas dan daya saing perdagangan

        -    Ketenagakerjaan dan daya saing perdagangan

        -    Pembangunan infrastruktur 

2.    Sosial

        -    Kesehatan

        -    Keamanan

        -    Kondisi tenaga kerja

        -    Ekuitas dan keadilan

        -    Keterlibatan komunitas

        -    Inklusivitas dan nilai sosial

3.    Lingkungan

        -    Emisi udara (GRK)

        -    Polusi laut, udara dan tanah

        -    Kebisingan, getaran dan keanekaragaman hayati

        -    Penipisan sumber daya

        -    Penggunaan lahan

Potensi Warisan Budaya Indonesia yang Menyampaikan Nilai - nilai Religi dalam Perkembangan Berkelanjutan (SESD) melalui :

1.        Pendekatan tradisional sains melalui pendidikan

2.        Pendekatan pendidikan melalui sains

3.        Keaksaraan ilmiah dan teknologis multidimensi

Nilai - nilai Nasionalisme

1.        Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia

2.        Menghargai jasa para pahlawan

3.        Rasa bangga akan budaya yang beragam

4.        Mengutamakan kepentingan umum

5.       Menerima pluralitas

6.       Rela berkorban

7.        Cinta Tanah Air

Aspek budaya di Indonesia secara tidak langsung yang berkaitan dengan sains :

-        Panglima Laot di Aceh

-        Sasi di Maluku

-        Awig-awig, NTB dan Bali

-        Petri Tuk Banon di Boyolali

-        Kenduri Pohon di Tunggaluram Sleman

-        Reog Ponorogo

-        Parade Sewu Kupat dan Grebeg Sekaten

-        Batik Rifaiyah 

-        Sains dan Muria

Penerapan SESD

1.    Munculnya budaya Indonesia dan literasi agama

            Tuak merupakan salah satu minuman yang populer di masyarakat etnis Batak. Namun didalam Islam, minuman ini merupakan salah satu minuman keras yang tidak boleh dikonsumsi karena memiliki efek negatif jika dikonsumsi berlebihan.

2.    Memperjelas latar belakang sains

            Struktur alkohol, fermentasi, serta permasalahan dan manfaat penggunaan alkohol dan manfaat penggunaan alkohol sebagai bahan bakar pada mobil.

3.    Melanjutkan dimensi evaluasi yang berbeda

            Refleksi bersama mengarah pada pemahaman bahwa latar belakang kimiawi mungkin cukup jelas. Namun dasar keputusan politik juga harus mencakup pertimbnagan ekologi, ekonomi serta sosial dan budaya.

4.    Mendiskusikan dan mengevaluasi menurut dimensi ESD yang berbeda.

            Persiapan dan presentasi menjelaskan berbagai argumen dan sudut pandang berbagai pemangku kepentingan dari dalam masyarakat.

5.    Meta-refleksi

            Sebuah meta-refleksi debat menyoroti berbagai peran ilmuwan, kelompok penekan dan politisi, memperjelas kompleksitas keputusan dan menunjukkan bagaimana masyarakat menangani pengambilan keputusan.

6.    Pendekatan tekstual dan analisis masalah

            Penggunaan etanol sebagai bahan bakar potensi efek sampingnya seperti menebang hutan dan kenaikan harga pangan.


Tetrahedral Pendidikan Sains

            Pendidikan sains tetrahedral dapat menjadi metafora yang tepat untuk menggambarkan apa yang kita hargai dalam pendidikan sains, menyoroti elemen manusia dengan menempatkan penekanan baru pada dua dimensi pembelajaran sains :

1.    Jaring kaya pertimbangan ekonomi, politik, lingkungan, budaya, sosial, sejarah dan filosofis, terjalin ke dalam pemahaman kita tentang konsep sains.

2.    Para pembelajar manusia.

    


Komentar